TEKHNOLOGI PEMBELAJARAN
Technology
berasal dari
bahasa Yunani yaitu “Technologia”
Techne adalah
keahlian dan kerajinan sedangkan Logia adalah mengatakan.
Sedangkan
pengertian Technologi secara istilah adalah :
- Teori dan praktek dalam desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, serta evaluasi proses dan sumber untuk belajar (AECT, 1994)
- Studi dan praktek etis tentang menfasilitasi belajar dan memperbaiki kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber-sumber teknologi yang sesuai (AECT, 2008)
Dengan
mempelajari tekhnologi pembelajaran maka secara tidak langsung kita juga
mempelajari berbagai macam media yang digunakan dalam proses pembelajaran.
Sebelum mengenal berbagai macam media, maka kita harus mengetahui terlebih
dahulu pengertian dari media pembelajaran.
- Dalam perkembangan awal media pembelajaran terbatas pada guru, kapur tulis dan buku paket.
- Kemudian setelah terjadi perkembangan pengertian media pembelajaran mulai berkembang menjadi berbagai peralatan fisik untuk menyajikan pembelajaran kepada peserta didik.
- Dan sekarang, media pembelajaran di artikan sebagai semua peralatan fisik dan materi yang digunakan oleh instrukturdalam melaksanakan pembelajaran dan menfasilitasi tercapainya tujuan pembelajaran.
Pentingnya Media
Pembelajaran :
a. Mampu meningkatkan mutu pembelajaran
b. Sebagai tuntutan paradigm yang baru
c. Kebutuhan pasar
d. Visi pendidikan
Fungsi dari
Media Pembelajaran :
a. Sebagai sumber belajar mencakup pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan
lingkungan
b. Pemberi arti contonhya, kamus, gloasari,
wikipedia, simbol, rumus.
c. Fungsi manipulatif, benda yg terlalu besar, kecil, abstrak, jauh, lama dapat dimanipulasi
d. Fungsi fiksatif yaitu kemampuan utk merekam kejadian lama dan menampilkan
kembali.
e. Fungsi distributif contohnya, audiovisual, televisi, terlekonferens, radio, dsb.
f. Fungsi kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Kegunaan Media
Pembelajaran :
a. Memperjelas penyajian pesan agar tidak bersifat
verbalistik
b. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera
c. Dapat mengatasi sifat pasif siswa
d. Membangkitkan gairah belajar
e. Membangun interaksi (guru dengzan siswa dan siswa dgn
siswa
Karakteristik
Media Pembelajaran
- Media Cetak
Media cetak merupakan media sederhana dan mudah diperoleh
di mana dan kapan saja contohnya, buku, brosur, leaflet, modul, lembar kerja siswa, dan handout
termasuk bagian-bagian dari media cetak.
2. Media Audio
Media
Audio merupakan media yang digunakan dengan memanfaatkan indera pendengaran.
Contohnya, tape recorder, kaset, mp3 dan mp4.
3. Media Visual
Media
Visual merupakan media yang digunakan dengan memanfaatkan indera penglihatan.
Media
visual terbagi atas 2 jenis :
a.
Non-projektor, contohnya foto, gambar, table, grafik, poster dan karton
b.
Projektor, contohnya kamera dan gambar digital
4. Media
Komputer
Komputer berasal dari bahasa latin computare yang
mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para
pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.
5.
Media Video
Video adalah gambar yang bergerak yang direkam pada tape
atau CD yang setiap bentuknya berbeda ukurannya, bentuknya, kecepatannya,
metode perekaman, dan mekanisme kerjanya.
6. Media Multimedia
6.
7. Media Intra dan internet contohnya seperti modem.
Klasifikasi Media
a. Berdasarkan Ciri
Fisik terbagi atas 4 yaitu :
1.
Dua dimensi contohnya gambar, grafik dll
2.
Tiga dimensi contohnya bola, rumah, globe dll
3.
Media tidak bergerak contohnya foto, tulisan, gambar dll
4.
Media bergerak contohnya film, televisi, video dll
b.
Berdasarkan unsur pokok terbagi atas 10 yaitu :
1.
Audio 6.
Audio semi bergerak
2.
Visul 7.
Visual tidak bergerak
3.
Audio visual 8.
Visual bergerak
4.
Audio visual bergerak 9.
Media cetak
5.
Audio tidak bergerak visual 10. Jaringan
c.
Berdasarkan pengalaman belajar
1.
Simbol verbal 7.
Darmawisata
2.
Simbol visual 8.
Demonstrasi
3.
Rekaman radio 9.
Pengalaman yang di dramatisir
4.
Film 10.
Pengalaman yang logis
5.
Televisi 11.
Pengalaman langsung bertujuan
6.
Pameran
Strategi-strategi
yang memadukan media pembelajaran :
1. Model Presentasi
Presentasi adalah
praktIk memperlihatkan dan
menjelaskan isi dari suatu topik kepada audiens atau peserta didik (Wikipedia,
2012:1
Adapun kelebihan dari model presentasi :
1. Hanya dilakukan sekali untuk seluruh
peserta didik (pemelajar)
2. Pemelajar dapat menggunakan strategi
mencatat untuk menangkap informasi
3. Dapat menjadi sumber informasi
berkualitas
4. Dapat dilakukan oleh pebelajar dan
pemelajar.
Sementara
kekurangannya adalah :
1. Sulit diikuti oleh beberapa peserta (tergantung
gaya belajar dan jenis kecerdasan)
2. Berpotensi membosankan
3. Kesulitan mencatat hal-hal yang penting
4. Kesesuaian umur: pemelajar yang berusia
muda mungkin mengalami kesulitan mengikuti presentasi yang panjang.
2. Model Diskusi
adalah
metode pembelajaran yang menghadapkan siswa pada suatu permasalahan. Tujuan
utama metode ini adalah untuk memecahkan suatu permasalahan, menjawab
pertanyaan, menambah dan memahami pengetahuan
siswa, serta untuk membuat suatu keputusan (Killen, 1998).
3. Model Demostrasi
merupakan metode penyajian pelajaran dengan
memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi
atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekadar tiruan.
4. Model Tutorial
Tutorial is a method of
transferring knowledge and may be used as a part of
a learning process. More interactive and specific than
a book or a lecture; a tutorial seeks to teach by example and
supply the information to complete a certain task.
5. Model Drill atau Latihan
Metode latihan pada umumnya digunakan untuk memeperoleh
suatu ketangkasan atau keterampilan dari apa yang telah dipelajari. Mengingat
latihan ini kurang mengembangkan bakat/inisiatif siswa untuk berpiki, maka
hendaknya guru/pengajar memperhatikan tingkat kewajaran dari metode Drill
6. Model Praktek
Metode praktik lapangan bertujuan untuk melatih dan
meningkatkan kemampuan peserta dalam mengaplikasikan pengetahuan dan
keterampilan yang
diperolehnya.
7. Model Permainan
Suatu
pendekatan mengajar yang menggunakan permainan sebgai peralatan mengjar.
Tujuannya adalah untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan ,
meningkatkan motivasi dan mengembangkan taktik dan strategi berpikir serta pemerolehan keterampilan.
8. Model Simulasi
Cara
penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami
tentang konsep, prinsip, atau keterampilan tertentu. Simulasi dapat digunakan
sebagai metode mengajar dengan asumsi tidak semua proses pembelajaran dapat
dilakukan secara langsung pada objek yang sebenarnya.
9. Model kooperatif
Strategi pengelompokkan di mana para siswa
bekerja sama untuk saling mendapat keuntungan dari potensi belajar anggota
lainnya.
10. Model Penemuan
Menggunakan
pendekatan induktif atau penyelidikan untuk belajar; strategi ini menyajikan
masalah untuk diselesaikan melalui percobaan dan kesalahan (Trial and Error).
11. Model Problem Solving
Metode
pemecahan masalah bukan hanya sekadar metode mengajar tetapi juga merupakan
suatu metode berpikir, sebab dalam problem solving dapat menggunakan
metode-metode lainnya dimulai dengan mencari data sampai kepada menarik
kesimpulan
Kriteria dalam
pemilihan media dalam pembelajaran berdasarkan pada :
1. Jelas dan rapi
2. Bersih dan menarik
3. Cocok dengan sasaran
4. Relevan dengan teori pembahasan
5. Sesuai dengan tujuan pembelajaran
6. Praktis, luwes, dan tahan.
7. Berkualitas baik
8. Ukurannya sesuai dengan lingkunag
belajar
Setelah
pemilihan media maka selanjutnya pengembangan media dengan menggunakan metode
ASSURE :
Analisis yaitu
menganalisi karakteristik dari siswa
State yaitu merumuskan
kompetensi
Seleksi yaitu mengadakan
penyeleksian untuk media, bahan serta metode.
Utilize yaitu
pemanfaatan bahan, metode serta media
Require yaitu
mengharapkan adanya partisipasi dari para siswa
Evaluasi dan
Revisi.